Selamat! Pak Iwan dan Bu Trie Jadi Peserta Teladan Datang Paling Awal Baitul Arqom 1447 H

NGAGELMU.ID – Jam dinding masih menunjukkan pukul 05.50, Iwan Sugiarto security Smamda Surabaya sudah berada di Mas Mansyur Hall lt.6 smamda Tower. Sabtu, (28/02/2026). Ia mengikuti kegiatan Baitul Arqam Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sekolah Muhammadiyah se – cabang Ngagel. Kegiatan diikuti 486 peserta dari SD Muhammadiyah 4, SD Muhammadiyah 16, SMP Muhammadiyah 5, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda), dan TK Aisyiyah se-Cabang Ngagel Surabaya.

“Saya memang terbiasa untuk datang pagi setiap harinya, apa lagi kegiatan Baitul Arqam ini,” ucap Iwan. Ia sangat menantikan kegiatan tahunan ini karena saya mendapat ilmu baru yang bermanfaat, terangnya.

Menurutnya semua materi yang Ia dapatkan nanti Ia perlukan dan bisa menjadi ilmu baru yang membantu nya menjadi pribadi yang lebih baik

Sementara itu Trie Rejeki Sophyaningrum, SE karyawati SD Muhammadiyah 4 Surabaya hadir 10 menit setelah Iwan.

Tri juga ingin segera menerima materi Baitul Arqam. “Saya terbiasa datang pagi karena rumah saya jauh,” ungkapnya. “Namun hari ini berbeda saya bersemangat karena materi yang saya dapatkan ini berbobot semua,” imbuhya.

Di moment ini Ia ingin belajar ilmu baru yang Ia yakini sangat bermanfaat untuk dirinya dan sebisa mungkin akan disampaikan kepada keluarganya.

Dari sekian banyak materi yang Ia dapatkan, karyawati koperasi SD Mudipat ini sangat menantikan materi spiritual motivation training. “Saya ingin lebih dekat dengan Allah, saya ingin terus termotivasi untuk terus dekat dengan Allah,” pungkasnya

Baitul Arqam 1447 H merupakan kegiatan tahunan yang di selenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngagel dan diikuti sekitar 458 guru dan tenaga kependidikan dari TK ABA se cabang ngagel, SD Muhammadiyah 4, SD Muhammadiyah 16 Kreatif, SMP Muhammadiyah 5 dan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya.

Kegiatan yang mengusung tema optimalisasi fungsi sekolah sebagai lahan dakwah dan perkaderan ini akan berlangsung selama 2 hari yaitu
Sabtu – Ahad, (28/02 -01/03/2026).

Adapun materi yang disampaikan diantaranya keberkahan dalam pendidikan Muhammadiyah, Optimalisasi Fungsi sekolah sebagai lahan dakwah dan pengkaderan, Thoharoh serta tadarus di hari pertama.

Pada hari kedua peserta akan mendapatkan materi spritual motivation training, peran GTK sebagai uswah di lingkungan masyarakat serta Urgensi Putusan Tarjih Sebagai Pedoman warga muhammadiyah. (RR.Tanti)