NGAGELMU.ID – Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Ngagel Surabaya menyelenggarakan pengajian dan buka puasa bersama dengan tema “Sucikan Hati, Bersihkan Diri, dan Menggapai Ridha Ilahi.” Kegiatan ini berlangsung lancar di Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah 1 Barata Jaya pada Sabtu (8/3/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh anak-anak dan pengurus Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah 1, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Ngagel, serta seluruh anggota NA Ngagel Surabaya.
Pengajian yang diisi oleh Ayunda Vina Erni Pratiwi, Sekretaris Bidang Media dan Teknologi DPD IMM Jawa Timur, berlangsung menarik sembari menunggu waktu berbuka puasa. Perempuan kelahiran Bojonegoro ini menyampaikan materi terkait pentingnya menyucikan hati, membersihkan diri, dan menggapai ridha Ilahi.
Beliau menjelaskan bahwa setiap manusia mendambakan kebahagiaan sejati, yang dapat dicapai dengan hati yang bersih dan diri yang suci. Tujuan utama manusia adalah menggapai ridha Ilahi.
Hati merupakan pusat niat, pikiran, dan tindakan manusia. Hati yang bersih akan melahirkan akhlak yang baik. Rasulullah Saw bersabda: “Dalam tubuh ada segumpal daging, jika ia baik maka baiklah seluruh tubuhnya, jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuhnya. Ketahuilah bahwa itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Ada tiga cara untuk menyucikan hati: Memperbanyak istighfar dan taubat. Menjauhkan diri dari sifat iri, dengki, dan hasad. Mengikhlaskan segala perbuatan karena Allah.
Ia juga menekankan pentingnya membersihkan diri dari dosa dan kesalahan. Dosa dapat mengotori hati dan menjauhkan kita dari Allah, sehingga introspeksi diri dan memperbaiki kesalahan sangat diperlukan.
Cara membersihkan diri:
Taubat Nasuha – Memohon ampun dengan tulus dan bertekad untuk tidak mengulangi dosa.
Memperbanyak amal saleh – Seperti bersedekah, membantu sesama, dan membaca al-Qur’an.
Menjaga kebersihan fisik – Islam mengajarkan kebersihan lahir dan batin.
Ridha Allah adalah kunci ketenangan dan keberkahan hidup. Allah berfirman dalam al-Qur’an: “Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya.” (QS. Al-Fajr: 27-28).
Cara menggapai ridha Allah:
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
2. Berbuat baik kepada sesama tanpa pamrih.
3. Menjalankan ibadah dengan khusyuk dan ikhlas.
4. Bersabar dalam menghadapi ujian hidup.
Manfaat hati yang bersih dan diri yang suci:
1. Puasa menjadi sah dan diterima.
2. Hidup lebih tenang dan bahagia.
3. Terhindar dari penyakit hati seperti iri dan dengki.
4. Mendapat keberkahan dalam segala aspek kehidupan.
5. Dicintai oleh Allah dan manusia.
Hati yang bersih dan diri yang suci akan membawa kita lebih dekat kepada Allah. Dengan menyucikan hati dan membersihkan diri, kita dapat menggapai ridha Ilahi. Mari bersama-sama memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik.
“Ayo, tetap semangat!” ucapnya. (Pega Mustika)